Tulisan ini bukan tentang Jenderal & Kopral dalam arti yang sebenarnya...
tapi tentang kehidupan dua individu yang saling cinta walaupun dari keluarga yang sangat berbeda Kebiasaan, Latar Belakang, Suku dan Budaya.
Tapi...ya begitulah hidup. Toh akhirnya perbedaan itu bisa disatukan...
ups..mungkin bukan disatukan ya..lebih pas kalo akhirnya perbedaan itu bisa membuat mereka saling melengkapi, menghargai, dan berusaha menyesuaikan...dan akhirnya bisa membuat mereka mengambil keputusan untuk bersatu membina sesuatu...(yang menurut sebagian orang it's a Big Thing)
Yup...that's right...Making a Family
Tetapi dalam pernikahan...bukan saja tentang menikahkan dua sejoli, tapi juga "menikahkan" keluarga dari kedua belah pihak dan itu adalah salah satu hal yang sangat penting...
Seperti kisah "Jenderal & Kopral" ini...pada awalnya pihak yang sebelumnya menjadi seorang "Jenderal" di dalam keluarganya sendiri, tiba tiba harus berbanding terbalik menjadi seorang "Kopral" di dalam keluarga pasangannya, begitupun sebaliknya...yang sebelumnya adalah seorang "Kopral" tiba tiba Dia masuk sebagai "Jenderal".
Ya...mereka saling bertukar posisi bila tengah berada di keluarga pasangan mereka masing-masing. Sebagai seorang "Kopral" yang langsung naik menjadi "Jenderal"...maybe It's not a Big Thing...tapi bagi yang biasanya menjadi seorang "Jenderal" (sejak dia dilahirkan)...It's a Very Big Thing.
Disini perasaan sang "Jenderal" terasa bercampur aduk ketika tiba-tiba harus melorot menjadi "Kopral"...karena yang biasanya suka Menang Sendiri harus lebih Mengalah...yang biasanya Mendikte harus Didikte...yang biasanya Didengar harus Mendengar...yang biasanya "Semau Gue" harus bisa sedikit menahan diri.
Bisakah Dia bertahan...? Kalau Iya, sampai kapan...?
Atau akankah dia Menyerah dan Menuntut untuk tetap menjadi seorang "Jenderal"...?
Disinilah peran pasangan sangat penting...dan beruntung sang "Kopral" mau berbagi ilmu kepada sang "Jenderal" bagaimana cara menjadi Kopral yang baik dan bisa lebih menerima keadaan itu...toh tidak selamanya menjadi Kopral itu jelek dan rendah...
Selain itu ada satu hal yang bisa sangat membantu...LOVE.
Ya karena dengan rasa itu sang "Jenderal & Kopral" bisa saling membantu, mendukung dan berusaha keras agar bisa melewati fase ini. Fase yang sangat baru dan belum pernah mereka alami sebelumnya.
Finally...setelah beberapa tahun Mereka menjalani kehidupan yang di sebut Rumah tangga.
mereka dapat melalui semua itu...gak ada lagi rasa egois, menang sendiri, merasa didikte, dan yang penting ga ada lagi Jenderal & Kopral...
Merekapun bisa bertahan sampai sekarang...for Their Marriage and Their Love.
The Poin is...sebelum kita mengambil keputusan for Making a Family, (Just Advice neh...) salah satu hal penting yang harus kita ketahui dengan baik adalah tentang Keluarga pasangan kita dan posisi Dia didalam keluarganya...agar saat kita sudah dalam posisi berRumah Tangga, Kita sudah lebih mengenal mereka dan mengetahui apa Kebiasaan mereka dan bagaimana Budaya mereka.
Kalaupun harus seperti Jenderal & Kopral...disini peranan pasangan sangatlah penting...dan kita juga harus meletakkan keinginan untuk membina Rumah Tangga yang baik JAUH LEBIH TINGGI dari rasa Ego kita yang menginginkan status Jenderal...selain itu kita juga masih punya "Rasa" yang bisa mengalahkan semuanya...LOVE.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar