Mendung naungi pagi,
kelam iringi hari.
Hujan basahi malam,
dingin menemani.
Dan msh ku disini,
tak berdaya tengadahkan hati.
Semenjak kau pergi,
menyisakan duka ini.
Separuh ruang hati,
terasa hampa tak berarti.
Pasti kau pahami,
kaulah sang pengisi.
sang pelawak pribadiku
sang pembasuh perihku
obat penenangku
Ku berharap kau....
aaahhh....
Semoga kau melihat,
Hati yang takkan beralih ini.
Semoga.......
Author : SM Luntungan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar